Rabu, 29 Januari 2025

Musdalifah Blog " Tips Gali Potensi, Ukir Prestasi"

 Resum Pertemuan ke- 4

Kelas Belajar Menulis Nusantara ( KBMN ) PGRI


Materi                         : Gali Potensi, Ukir Prestasi.

Pertemuan                : 4

Narasumber              : AAM NURHASANAH, S.Pd

Moderator                  : YANDRI NOVITASARI, S.Pd

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I


Rabu, 29 Januari 2025 

Assalamualaikum wr.wb

Pertemuan malam ini kita Bersama Narasumber Ibu Aam Nurhasanah S.Pd Beliau adalah seorang Guru Bahasa Indonesia di SMPN Satu Atap 4 Cipanas. Capaian Prestasi beliau dibidang karya tulis sudah mencapai 65 buah karya diantaranya 4 buku solo, satu buku kolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajid, dan 60 buku antologi penggiat literasi. Sangat banyak ukiran prestasi beliau di bidang karya tulis  Dan beliau juga peserta KBMN, dan pernah mengikuti tantangan menulis satu Minggu bersama Prof. Richardus Eko Indrajit, maka lahirlah buku duet yang tembus ke penerbit mayor PT Andi Offset Yogyakarta dan berhasil menikmati royalty. Kelas dibuka dengan Tepuk tangan yang akan di pandu oleh Moderator ayang ( Yndri Novitasari).Dengan tema Gali Potensi, Ukir Prestasi. Kita akan belajar tentang cara menggali potensi menulis dan mengukir prestasi kita menjadi penulis dengan banyak karya nantinya.


Apa sih potensi dalam diri kita? Lalu bagaimana cara menggalinya? mau jadi penulis, mulailah dengan buku antologi. Karena mahkota seorang penulis ditandai dengan adanya buku ungkap bu Aam. Dari perjalanan dan kisah beliau intinya adalah setiap orang punya potensi untuk dikembangkan. Karena menulis itu butuh proses. Nikmati prosesnya maka kita akan mendapatkan prestasi dikemudian hari.

https://g.co/kgs/6h2161N

Dalam Sesi tanya jawab Ibu Aam memaparkan pengalaman dan memberikan Tips-tips agar dapat mengukir prestasi.

Pengertian Potensi

Potensi adalah kemampuan atau bakat yang dimiliki seseorang, baik dalam bidang akademik, seni, olahraga, maupun keterampilan lainnya. Setiap individu memiliki potensi unik yang bisa dikembangkan untuk mencapai kesuksesan.. Untuk terus konsisten dalam menulis buku yang begitu banyak dan berhasil melewati semua tantangan. Cri esibukan lain ketika merasa jenuh, lelah, letih, lesu. dengan healing atau agenda lain, nanti akan lahir seribu buku untuk diceritakan.

Kiat - kiat menumbuhkan hoby menulis.

1. HOBY Menulis salah satunya bergabung dengan komunitas menulis. Misal KBMN ini. Bunda berada di lingkaran yang tepat karena di KBMN, peserta satu sama lain selalu menyemangati tulisan dengan saling berkunjung ke blog teman (blog walking). Dengan cara kita memberikan komentar yang positif, maka secara tidak sadar melatih keterampilan menulis kita juga. Dan dengan membaca resume peserta lain, kita dapat mengetahui gaya tulisan atau ciri khas tulisannya. Misalnya Bunda Sri, yg selalu membuka dan menutup resume dengan pantun adalah sebuah ciri khas yang menarik

2. Cara produktif menulis adalah ikut beberapa tantangan. Bisa ikut lomba2, bisa ikut tantangan NUBAR (Nulis Bersama) atau buku antologi. Karena kalau buku antologi, biaya ditanggung bersama, biaya patungan bisa dapat buku. Klo buat buku solo, harus keluar bajet yang tidak sedikit. Namun, kalau pengen gratis dan dapat royalty, ikut tantangan menulis bersama penerbit mayor.

3. Jangan menunggu waktu baru menulis namun luangkan waktu untuk mulai menulis .

Cara mengidentifikasi potensi yang tersembunyi dalam diri sendiri? 

•           Kenali Diri Sendiri → Cari tahu minat dan bakat yang dimiliki.

•           Belajar & Berlatih → Tingkatkan keterampilan dengan latihan dan pengalaman.

•           Berani Mencoba → Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar.

•           Minta Bimbingan → Belajar dari guru, orang tua, atau mentor yang berpengalaman

.

Lalu faktor yang dapat menghambat seseorang untuk menggali potensinya? Kurangnya rasa percaya diri dengan tulisan sendiri.merasa tulisan saya jelek, takut di hina, dan lain-lain. Sampingkanlah semua pikiran negatif. Kemudian apa saja strategi yang efektif untuk menggali potensi dan mencapai prestasi dalam bidang akademik, profesional, atau pribadi? Mengukir Prestasi. Prestasi bukan hanya tentang juara, tetapi juga pencapaian dalam berbagai aspek kehidupan. Untuk meraih prestasi:

•  Tetapkan Tujuan → Buat target yang jelas dan realistis.

•  Disiplin & Konsisten → Lakukan usaha secara terus-menerus.

•  Berpikir Positif → Percaya pada kemampuan diri dan tetap semangat.

•  Manfaatkan Peluang → Ikut serta dalam lomba, kegiatan ekstrakurikuler, dan pelatihan.

Closhing penyemangat  dari narasumber hebat kita Agar bisa mengukir prestasi dan melahirkan karya Jangan takut gagal karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda..


Riau, 

Rabu, 29 Januari 2025 

 



Senin, 27 Januari 2025

Musdalifah Blog " Ikuti Teknik penulisan Resum di blog"

 Ikuti Teknik penulisan Resum di blog

Resum pertemuan ke – 3

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI


Materi                         : Teknik Penulisan Resum Di Blog

Pertemuan                : 3

Narasumber              : Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd

Moderator                  : Dail Ma’ruf, M.Pd

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Assalamualaikum wr.wb..

Salam Bahagia buat kita semua…

Alhamdulillah,ditemani secangkir cappucino malam ini Senin 27 Januari 2025 kita dibersamai oleh Moderator dan Narasumber yang hebat yakni Bapak Dail Ma’ruf dan Ibu Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd 

Kegiatan dimulai dengan membaca Alfatihah yang di pandu oleh bapak moderator dilanjutkan dengan arahan- arahan positif dan cerita singkat perjalanan beliau saat menjadi guru 15 tahun hingga menjadi kepala sekolah      luar biasa cita-cita beliau tercapai untuk memiliki sekolah sendiri ditahun 2023 bernama YASALAM.

Lanjut kita mengenal Narasumber kita dimalam ini, Ibu Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd. biasa dipanggil Rali Beliau Lahir di Pontianak, 16 April 1975 memiliki hobbi Senang membaca, menulis dan berbagi ilmu dengan Motto “Berpikir positif, lakukan yang beranfaat dan jadi diri sendiri, berikut Riwayat Pendidikan beliau


Sebelum bu rali menyampaikan trik menulis di blog beliau bercerita tentang pengalamannya Bersama pak dail dan bu ewi sebagai peserta di KBMN di gelombang 20 yang menghibur dan lucu saya senyum- senyum sendiri karena cerita beliau sebernanya juga terjadi pada saya ingin membuat resum cepat dan mendapatkan hadiah challenge terbayang dipertemuan ke 2 hahaha lansung copas cv bu narsumber Alhamdulillah dapat juga urutan ke 8 dari 9 pengirim serasa dapat durian runtuh.

Trik Menulis resum dengan cepat


Point penting yang perlu diperhatikan bahwa dalam meresum tulisan.

Untuk mempermanis tulisan dan sebagai penyemangat tidak lupa sisipkan kutipan. Namun perlu diingat hindari plagiarism, keluarkan karakter tulisan bapak ibu.. itu akan jauh lebih menarik dr pd harus melakukan plagirsm.


Teknik menulis di blog pribadi.

1.  Menggunakan judul yang langsung menggambarkan inti materi yang diringkas. tema pelatihan berbeda dengan judul resume.

2.  - Highlight atau tandai bagian yang menurut Anda adalah inti dari pembahasan.

- Jangan takut untuk memotong kalimat panjang menjadi lebih singkat dan padat.

- Buatlah paragraf pembuka yang langsung menjelaskan gambaran umum materi.

3 Keuntungan menggunakan bullet points:

- Menyederhanakan informasi yang kompleks.

- Membantu pembaca fokus pada ide utama.

- Memudahkan pembaca untuk menyimak poin-poin penting tanpa harus membaca seluruh teks.

.4 Tipsnya:

- Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang dan berbelit-belit.

- Pilih kata-kata yang lebih umum dan hindari frasa rumit.

- Sesuaikan gaya bahasa dengan audiens Anda, apakah formal atau santai.

.5 Contoh visual yang dapat digunakan:

- Diagram alir untuk menjelaskan langkah-langkah suatu proses.

- Infografis yang merangkum data atau statistik.

- Gambar ilustrasi untuk mendukung poin-poin penting.

- Gunakan visual yang relevan dan tidak mengganggu teks utama.

- Pastikan gambar dan grafik mendukung pemahaman, bukan hanya hiasan.

6. contohnya: Misalnya, jika ringkasan materi mengenai teknik belajar efektif, tutup dengan menyarankan pembaca untuk mencoba beberapa teknik tersebut dalam kehidupan mereka.

7. Baca ulang tulisan Kita dan pastikan setiap kalimat memiliki tujuan yang jelas.

- Periksa kesalahan ketik dan tata bahasa.

- Minta pendapat orang lain jika perlu untuk mendapatkan feedback

 

Pertanyaan menarik dari Ibu Yuyun Srimulyati Asal    : Sumedang-Jawa Barat

Pertanyaan :

1. Apakah penulisan resume di blog memerlukan pendekatan kritis dan analitis untuk memastikan keakuratan dan keandalan informasi?

2. Bagaimana penulis dapat mempertahankan objektivitas dan menghindari bias dalam penulisan resume di blog?

3. Apakah penulisan resume di blog harus mempertimbangkan konteks dan tujuan pembaca, serta bagaimana cara penulis dapat menyesuaikan penulisan dengan kebutuhan tersebut?

4. Bagaimana penulis dapat memastikan bahwa penulisan resume di blog tidak melanggar hak cipta dan etika penulisan ilmiah?

5. Apakah penulisan resume di blog dapat dianggap sebagai bentuk penulisan ilmiah yang sah, dan bagaimana cara penulis dapat memastikan bahwa penulisan tersebut memenuhi standar keilmuan?

Jawaban dari Bu rali (Narasumber)

Sebaiknya Penulisan resume di blog memerlukan pendekatan kritis dan analitis untuk memastikan keakuratan dan keandalan informasi. Walau pun kita menggunakan blog gratisan tentunya kita harus menyampaikan informasi yang sebenarnya. Apalagi sebagai pendidik, tulisan yang kita posting di blog tentunya akan langsung diakui oleh publik karena profesi kita .

2. Caranya dapat dengan menyajikan informasi secara seimbang. Hindari penyampaian opini pribadi, dan tulisan kita harus  merujuk pada sumber yang sah serta terpercaya.

3. Penulisan resume di blog harus mempertimbangkan konteks dan tujuan pembaca.

4. Penulis dapat memastikan tidak melanggar hak cipta dengan mencantumkan sumber secara jelas, menghindari plagiarisme, dan hanya menggunakan materi yang memiliki izin atau bebas hak cipta.

5. Penulisan resume di blog bisa dianggap sebagai penulisan ilmiah yang sah jika disertai dengan analisis kritis, penyajian sumber yang tepat, dan mengikuti standar keilmuan dalam penyusunan dan pengutipan informasi. Tapi sebaiknya tulisan ilmiah ini di posting di web jurnal karena bisa menjadi rujukan bagi peneliti berikutnya. Untuk saat ini blog pribadi belum bisa dimasukkan sebagai referensi dalam penulisan ilmiah.

Demikian pertemuan ke 3 ini, terimakasih ibu narasumber (bu Rali) walaupun gagal menjadi pengirim no 1 namun telah mencerahkan pemikiran saya untuk lebih baik dalam meresum di blog.


Jumat, 24 Januari 2025

Musdalifah Blog " Menjadikan Menulis sebagai Passion"

 Resume pertemuan ke 2 
 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gel-32





Materi                      : Menjadikan Menulis sebagai Passion"
Pertemuan              : Ke-2
Narasumber            : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator               : Maesaroh, M.Pd

Penulis                    : Musdalifah, S.PdI

Jumat,  24 Januari 2025

Assalamualaikum wr.wb..

Malam ini kita dibersamai oleh narasumber hebat berikut profil bunda kanjeng

Sri Sugiastuti, M.Pd dilahirkan di Semarang pada tanggal 8 April 1961 dan menyelesaikan pendidikannya di SMA pada tahun 1980. Sri Sugiastuti, M.Pd kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan melanjutkan studi S-2 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lulus pada tahun 2010.

Setelah bekerja sebagai pengajar di Jakarta hingga tahun 1990, Sri Sugiastuti, M.Pd memutuskan untuk hijrah ke Solo karena cinta dan tanggung jawabnya terhadap keluarga.

Sejak 2 Juli 2018, Sri Sugiastuti, M.Pd ditugaskan sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta. Selain itu, Sri Sugiastuti, M.Pd juga aktif dalam berbagai komunitas literasi dan telah menghasilkan banyak karya luar biasa.

https://www.melintas.id/literasi/341272787/biodata-sri-sugiastuti-mpd-dan-karya-yang-luar-biasa-dari-ratu-antologi-narasumber-kbmn-pertemuan-ke-2

https://www.melintas.id/literasi/341272997/sri-sugiastuti-mpd-sosok-pegiat-literasi-yang-rendah-hati-dengan-motto-writing-is-my-passion

https://www.melintas.id/literasi/341272974/cerdas-berkarakter-menyongsong-generasi-emas-tahun-2045-buku-terbaru-sri-sugiastuti-mpd-bersama-prof-ekoji

https://www.melintas.id/literasi/341272875/writing-is-my-passion-perjalanan-sri-sugiastuti-mpd-sebagai-penulis-dan-pendidik-mari-simak-agar-kita-tahu

https://www.melintas.id/literasi/34703884/mengenal-bu-kanjeng-kiprahnya-di-dunia-literasi-hingga-disebut-ratu-antologi


Mengapa Menulis Menjadi Passion 

yang menjanjikan?

 

   Kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir.

 Hingga hari ini, profesi penulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial

 

Kendala dan Hambatan

      Merasa Tidak Bakat Menulis

      Tidak Memiliki Waktu

      Tidak Memiliki Ide

      Tidak Mau Dikritik

      Tidak Suka Menulis

Mulai dengan “Mengapa?”

Alasan Untuk Menulis

      MENGAPA KITA MENULIS: Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia.

      BAGAIMANA CARA KITA MENULIS: Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.

      KAPAN KITA MULAI MENULIS: Secepatnya! Kita harus niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita

MOTIVASI MENULIS

      Hadis Nabi yang mengatakan

      “khoirunnas anfa’uhum linnas”

      (sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat untuk manusia lain).

Langkah-Langkah Menjadi Penulis Yang Baik

Read

      Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita)

Discuss

      Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.

Look & Feel

      Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media

Socialize

      Berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?

Writing Preparation

  1. Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide
  2. Menentukan Tujuan, Genre, dan Segmen Pembaca
  3. Menentukan Topik
  4. Membuat Outline
  5. Mengumpulkan Bahan Materi / Buku

Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide

PADA TAHAP INI, PENULIS MELAKUKAN KEGIATAN PENGGALIAN GAGASAN ATAU IDE

Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka.

Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.

MENENTUKAN TUJUAN, GENRE, DAN SEGMEN PEMBACA

Setelah Menentukan Gagasan/Ide, Penulis Perlu Menentukan Tujuan Menulis, Genre yang Diikuti Serta Target Segmen Pembaca

Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan.

Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable

MENENTUKAN TOPIK

Penentuan topik dilakukan setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa sasaran pembacanya.

Misalnya, tujuan menulis untuk memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Genrenya tulisan populer.

Jika sasarannya adalah orang tua (manula), maka penulis bisa

menentukan tulisan misalnya dengan topik

“Hidup sehat di usia senja”.

MEMBUAT OUTLINE

OUTLINE MERUPAKAN BENTUK KERANGKA TULISAN.

Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja.

Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur, kepaduan, dan penekanan.

MENGUMPULKAN BAHAN MATERI / BUKU

Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan referensi.

Selain itu agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan.

Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.

 

PENULIS PEMULA SEBAIKNYA LEBIH FOKUS PADA KETEKUNAN (PERSISTENCE) DALAM PROSES MENULIS.

Tulislah semampu kita terlebih dahulu.

Jangan berfikir harus sempurna,

dan jangan terlalu idealis.

SETELAH KITA MENYELESAIKAN NASKAH KASAR DARI BUKU YANG KITA TULIS (ROUGH DRAFT), TAHAPAN YANG HARUS DILEWATI HINGGA TERBITNYA BUKU KITA ADALAH:

  1. Editing

Pada tahapan ini membahas tentang:

       Membaca ulang

       Menyempurnakan draf

 

    1. Revising

Mengubah beberapa bagian naskah.

Melengkapi naskah

Mengevaluasi kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulis.

 

    1. Publishing

Pengiriman naskah

Pracetak (perwajahan buku, tata letak, ISBN, proof reading)

Pencetakan

Promosi dan distribusi

 

Pentingnya Numerasi bagi Siswa dan Guru

Numerasi bukan hanya tentang menghafal rumus matematika, melainkan kemampuan memahami dan menggunakan konsep angka, perhitungan, dan data dalam memecahkan masalah sehari-hari. Kemampuan ini sangat penting bagi baik siswa maupun guru

Numerasi Bagi Siswa

      Menjadi bekal hidup: Numerasi melatih kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif untuk menganalisis informasi, memahami hubungan antar angka, dan mengambil keputusan berdasarkan data. Ini berguna dalam

      berbagai situasi, mulai dari mengatur keuangan pribadi, membaca grafik perkembangan kesehatan, hingga memahami statistik berita.

      Meningkatkan prestasi akademik: Numerasi tidak terbatas pada mata pelajaran matematika saja. Pemahaman konsep angka dan data berguna untuk semua mata pelajaran, khususnya yang melibatkan ilmu pengetahuan alam dan sosial. Siswa dengan kemampuan numerasi yang baik cenderung lebih cepat menyerap materi dan mendapat nilai lebih baik.

      Membangun kepercayaan diri: Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara mandiri dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Mereka merasa mampu menghadapi tantangan dalam berbagai bidang kehidupan.

Menyiapkan diri untuk masa depan: Kemampuan numerasi sangat dibutuhkan dalam berbagai profesi di abad ke-21, terutama yang melibatkan teknologi dan informasi. Siswa dengan bekal numerasi yang kuat akan lebih siap beradaptasi dan berkarya di era digital.


Sesi tanya jawab

P1

Aku bunda Rahmi - Bogor, Salam santun buat bunda Kanjeng yang selalu ngangenin.

Ijin bertanya sayang, 

Sebagai motto  "Writing is My Passion" tentunya  bunda kanjeng punya waktu favorit untuk menulis yang efektif, dan rileks / santai.

Pertanyaan nya, untuk kami yang masih banyak bergelut dengan aktivitas yang kadang sulit untuk mencari celah / waktu fokus menulis,  bagaimana kiat- kiat jitu dalam upaya menulis yang efektif dengan / di  waktu yang tepat ?, 

Biasanya saya menulis dengan cara ngemil yang penting saya sudah punya ide atau draf yang ingin saya tulis.

Jadi waktunya tidak monoton dan harus di depan laptop.

Karena Tiap orang punya kebutuhan dan kebiasaan menulis yang berbeda-beda beda

Mana yg ibu sukai dan kuasai juga liat yg sedang hits atau yg evergreen.

Jangan lupa tujuan dan segmen pembaca tulisan apa yang paling tepat

P2

Nama : Endang Ratna Juwita

Asal : Bogor

Pertanyaan :

1. Ketika kita sedang menulis tentang suatu ide, tiba-tiba ada ide baru yang dirasakan lebih menarik. Kira-kira ide mana yang harus kita teruskan ?

2. Kadangkala mood ketika menulis itu suka turun naik. Bagaimana cara kita menjaga agar tetap konsisten dalam menulis.

 

Mana yg ibu sukai dan kuasai juga liat yg sedang hits atau yg evergreen.

Jangan lupa tujuan dan segmen pembaca tulisan apa yang paling tepat

 

P3

Diyan, Medang Gading Serpong Tangerang

Bagaimana menjaga mood utk terus menulis?

 

masuk grup penulis

Baca tulisan mereka.

Ikuti bila ada lomba atau tantangan menulis.

Tetapi bila ingin rehat sejenak g apa' apa. Asal bad moodnya jangan keterusan.

Ikhtiar untuk berkomunikasi dengan yang satu frekuensi berliterasi

 

P4

Saya musdalifah dari Riau Bund...Bagaimana caranya mempromosikan tulisan kita sehingga dapat menjadi sumber penghasilan bunda? Misalnya tulisan antologi

 

Salam kenal ibu.

Kita harus menikmati prosesnya dulu. Tulisan di buku antologi jembatan untuk berproses menjadi penulis buku mandiri. Untuk promosi kita bisa bedah buku. Atau sebelum buku terbit bisa dishare di medsos dan buka PO Bisa juga kita menggandeng komunitas untuk bedah buku

 

P 5

Nama : Sri Mulyati

Asal: Lebak

Pertanyaan

1. Tahun lalu pada raport pendidikan, literasi di SD saya hasilnya rendah. Bagaimana kiat-kiat meningkatkan literasi pada anak sedangkan kenda yang dihadapi salah satunya tidak adanya bahan bacaan atau buku- buku cerita yang menarik yang bisa anak baca.

2. Upaya -upaya menumbuhkan minat baca pada anak di tengah maraknya penggunaan gadget

 

Ibu Sri salam kenal

Jawaban

1.ibu bisa berkolaborasi dengan orangtua guru dan anak. Bu Helwiyah sudah mempraktikkannya dan menjadi buku Antologi yang akan bermanfaat bagi siswa orang tua guru dan sekolah

 

2.Ibu harus bisa memancing mereka memberi tantangan menulis puisi catatan atau story telling . Menginfokan bahwa ada buku bagus yang penting untuk dibaca Kondisikan ada jeda untuk puasa sejenak tidak membuka gedget

P6

Aam dari Lebak Banten. Bagaimana cara menumbuhkan minat baca seorang kawan dan menanggapi komentar selentingannya,  "jangankan harus beli buku, dikasih gratis pun gak akan baca buku Bu Aam!"

Ya. Itu memang fenomena yang sering kita dengar atau fakta yang ada di lapangan.

Kita harus hidupkan budaya baca. Mungkin awalnya perlu dipaksa dan perlu ada dukungan juga dari KS atau punya satu komunitas yang senang menulis juga membaca.

(Bunda Mae ) Masya Allah Tabarakallah, materi malam ini begitu luarbiasa👏👏👏

Jemari lembut dari Sang Ratu Antologi, menukik mengurai pena pengetahuan yang dijabarkan dengan cerdas dan lugas. Takjub sekali malam ini, menyimak Sang Ratu Antologi yang tak lelah penuh dedikasi, mengamini setiap sanubari yang para pecinta literasi. 

Usia hanyalah angka, dan usia adalah doa penuh makna yang apabila kita bertafakur dalam syukur, tak hanya asa, karya pun menggema ke Seantero Nusantara.

Akhirnya sampai pulak kita pada pucuk waktu, dimana pertemuan perlu diakhiri dengan sebuah senyuman

Sebagai closing statement dari bunda kanjeng

Jangan pernah lelah dan bosan untuk selalu mengupgrade diri dan bersilaturahmi baik daring maupun luring.

Menulis itu bukan bakat tetapi salah satu keterampilan yang harus terus dikerjakan dengan sepenuh hati.

Karena dengan menulis kita menjadi orang yang sabar. Sehat jasmani rohani.

  

 

 

 

 

 

 

Bahagia Menulis" Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset Yogyakarta"

 Resume Pertemuan ke- 20 KBMN PGRI Gelombang 32 Materi                          : Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset ...