Jumat, 24 Januari 2025

Musdalifah Blog " Menjadikan Menulis sebagai Passion"

 Resume pertemuan ke 2 
 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gel-32





Materi                      : Menjadikan Menulis sebagai Passion"
Pertemuan              : Ke-2
Narasumber            : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator               : Maesaroh, M.Pd

Penulis                    : Musdalifah, S.PdI

Jumat,  24 Januari 2025

Assalamualaikum wr.wb..

Malam ini kita dibersamai oleh narasumber hebat berikut profil bunda kanjeng

Sri Sugiastuti, M.Pd dilahirkan di Semarang pada tanggal 8 April 1961 dan menyelesaikan pendidikannya di SMA pada tahun 1980. Sri Sugiastuti, M.Pd kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan melanjutkan studi S-2 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lulus pada tahun 2010.

Setelah bekerja sebagai pengajar di Jakarta hingga tahun 1990, Sri Sugiastuti, M.Pd memutuskan untuk hijrah ke Solo karena cinta dan tanggung jawabnya terhadap keluarga.

Sejak 2 Juli 2018, Sri Sugiastuti, M.Pd ditugaskan sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta. Selain itu, Sri Sugiastuti, M.Pd juga aktif dalam berbagai komunitas literasi dan telah menghasilkan banyak karya luar biasa.

https://www.melintas.id/literasi/341272787/biodata-sri-sugiastuti-mpd-dan-karya-yang-luar-biasa-dari-ratu-antologi-narasumber-kbmn-pertemuan-ke-2

https://www.melintas.id/literasi/341272997/sri-sugiastuti-mpd-sosok-pegiat-literasi-yang-rendah-hati-dengan-motto-writing-is-my-passion

https://www.melintas.id/literasi/341272974/cerdas-berkarakter-menyongsong-generasi-emas-tahun-2045-buku-terbaru-sri-sugiastuti-mpd-bersama-prof-ekoji

https://www.melintas.id/literasi/341272875/writing-is-my-passion-perjalanan-sri-sugiastuti-mpd-sebagai-penulis-dan-pendidik-mari-simak-agar-kita-tahu

https://www.melintas.id/literasi/34703884/mengenal-bu-kanjeng-kiprahnya-di-dunia-literasi-hingga-disebut-ratu-antologi


Mengapa Menulis Menjadi Passion 

yang menjanjikan?

 

   Kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir.

 Hingga hari ini, profesi penulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial

 

Kendala dan Hambatan

      Merasa Tidak Bakat Menulis

      Tidak Memiliki Waktu

      Tidak Memiliki Ide

      Tidak Mau Dikritik

      Tidak Suka Menulis

Mulai dengan “Mengapa?”

Alasan Untuk Menulis

      MENGAPA KITA MENULIS: Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia.

      BAGAIMANA CARA KITA MENULIS: Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.

      KAPAN KITA MULAI MENULIS: Secepatnya! Kita harus niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita

MOTIVASI MENULIS

      Hadis Nabi yang mengatakan

      “khoirunnas anfa’uhum linnas”

      (sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat untuk manusia lain).

Langkah-Langkah Menjadi Penulis Yang Baik

Read

      Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita)

Discuss

      Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.

Look & Feel

      Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media

Socialize

      Berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?

Writing Preparation

  1. Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide
  2. Menentukan Tujuan, Genre, dan Segmen Pembaca
  3. Menentukan Topik
  4. Membuat Outline
  5. Mengumpulkan Bahan Materi / Buku

Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide

PADA TAHAP INI, PENULIS MELAKUKAN KEGIATAN PENGGALIAN GAGASAN ATAU IDE

Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka.

Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.

MENENTUKAN TUJUAN, GENRE, DAN SEGMEN PEMBACA

Setelah Menentukan Gagasan/Ide, Penulis Perlu Menentukan Tujuan Menulis, Genre yang Diikuti Serta Target Segmen Pembaca

Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan.

Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable

MENENTUKAN TOPIK

Penentuan topik dilakukan setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa sasaran pembacanya.

Misalnya, tujuan menulis untuk memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Genrenya tulisan populer.

Jika sasarannya adalah orang tua (manula), maka penulis bisa

menentukan tulisan misalnya dengan topik

“Hidup sehat di usia senja”.

MEMBUAT OUTLINE

OUTLINE MERUPAKAN BENTUK KERANGKA TULISAN.

Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja.

Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur, kepaduan, dan penekanan.

MENGUMPULKAN BAHAN MATERI / BUKU

Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan referensi.

Selain itu agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan.

Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.

 

PENULIS PEMULA SEBAIKNYA LEBIH FOKUS PADA KETEKUNAN (PERSISTENCE) DALAM PROSES MENULIS.

Tulislah semampu kita terlebih dahulu.

Jangan berfikir harus sempurna,

dan jangan terlalu idealis.

SETELAH KITA MENYELESAIKAN NASKAH KASAR DARI BUKU YANG KITA TULIS (ROUGH DRAFT), TAHAPAN YANG HARUS DILEWATI HINGGA TERBITNYA BUKU KITA ADALAH:

  1. Editing

Pada tahapan ini membahas tentang:

       Membaca ulang

       Menyempurnakan draf

 

    1. Revising

Mengubah beberapa bagian naskah.

Melengkapi naskah

Mengevaluasi kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulis.

 

    1. Publishing

Pengiriman naskah

Pracetak (perwajahan buku, tata letak, ISBN, proof reading)

Pencetakan

Promosi dan distribusi

 

Pentingnya Numerasi bagi Siswa dan Guru

Numerasi bukan hanya tentang menghafal rumus matematika, melainkan kemampuan memahami dan menggunakan konsep angka, perhitungan, dan data dalam memecahkan masalah sehari-hari. Kemampuan ini sangat penting bagi baik siswa maupun guru

Numerasi Bagi Siswa

      Menjadi bekal hidup: Numerasi melatih kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif untuk menganalisis informasi, memahami hubungan antar angka, dan mengambil keputusan berdasarkan data. Ini berguna dalam

      berbagai situasi, mulai dari mengatur keuangan pribadi, membaca grafik perkembangan kesehatan, hingga memahami statistik berita.

      Meningkatkan prestasi akademik: Numerasi tidak terbatas pada mata pelajaran matematika saja. Pemahaman konsep angka dan data berguna untuk semua mata pelajaran, khususnya yang melibatkan ilmu pengetahuan alam dan sosial. Siswa dengan kemampuan numerasi yang baik cenderung lebih cepat menyerap materi dan mendapat nilai lebih baik.

      Membangun kepercayaan diri: Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara mandiri dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Mereka merasa mampu menghadapi tantangan dalam berbagai bidang kehidupan.

Menyiapkan diri untuk masa depan: Kemampuan numerasi sangat dibutuhkan dalam berbagai profesi di abad ke-21, terutama yang melibatkan teknologi dan informasi. Siswa dengan bekal numerasi yang kuat akan lebih siap beradaptasi dan berkarya di era digital.


Sesi tanya jawab

P1

Aku bunda Rahmi - Bogor, Salam santun buat bunda Kanjeng yang selalu ngangenin.

Ijin bertanya sayang, 

Sebagai motto  "Writing is My Passion" tentunya  bunda kanjeng punya waktu favorit untuk menulis yang efektif, dan rileks / santai.

Pertanyaan nya, untuk kami yang masih banyak bergelut dengan aktivitas yang kadang sulit untuk mencari celah / waktu fokus menulis,  bagaimana kiat- kiat jitu dalam upaya menulis yang efektif dengan / di  waktu yang tepat ?, 

Biasanya saya menulis dengan cara ngemil yang penting saya sudah punya ide atau draf yang ingin saya tulis.

Jadi waktunya tidak monoton dan harus di depan laptop.

Karena Tiap orang punya kebutuhan dan kebiasaan menulis yang berbeda-beda beda

Mana yg ibu sukai dan kuasai juga liat yg sedang hits atau yg evergreen.

Jangan lupa tujuan dan segmen pembaca tulisan apa yang paling tepat

P2

Nama : Endang Ratna Juwita

Asal : Bogor

Pertanyaan :

1. Ketika kita sedang menulis tentang suatu ide, tiba-tiba ada ide baru yang dirasakan lebih menarik. Kira-kira ide mana yang harus kita teruskan ?

2. Kadangkala mood ketika menulis itu suka turun naik. Bagaimana cara kita menjaga agar tetap konsisten dalam menulis.

 

Mana yg ibu sukai dan kuasai juga liat yg sedang hits atau yg evergreen.

Jangan lupa tujuan dan segmen pembaca tulisan apa yang paling tepat

 

P3

Diyan, Medang Gading Serpong Tangerang

Bagaimana menjaga mood utk terus menulis?

 

masuk grup penulis

Baca tulisan mereka.

Ikuti bila ada lomba atau tantangan menulis.

Tetapi bila ingin rehat sejenak g apa' apa. Asal bad moodnya jangan keterusan.

Ikhtiar untuk berkomunikasi dengan yang satu frekuensi berliterasi

 

P4

Saya musdalifah dari Riau Bund...Bagaimana caranya mempromosikan tulisan kita sehingga dapat menjadi sumber penghasilan bunda? Misalnya tulisan antologi

 

Salam kenal ibu.

Kita harus menikmati prosesnya dulu. Tulisan di buku antologi jembatan untuk berproses menjadi penulis buku mandiri. Untuk promosi kita bisa bedah buku. Atau sebelum buku terbit bisa dishare di medsos dan buka PO Bisa juga kita menggandeng komunitas untuk bedah buku

 

P 5

Nama : Sri Mulyati

Asal: Lebak

Pertanyaan

1. Tahun lalu pada raport pendidikan, literasi di SD saya hasilnya rendah. Bagaimana kiat-kiat meningkatkan literasi pada anak sedangkan kenda yang dihadapi salah satunya tidak adanya bahan bacaan atau buku- buku cerita yang menarik yang bisa anak baca.

2. Upaya -upaya menumbuhkan minat baca pada anak di tengah maraknya penggunaan gadget

 

Ibu Sri salam kenal

Jawaban

1.ibu bisa berkolaborasi dengan orangtua guru dan anak. Bu Helwiyah sudah mempraktikkannya dan menjadi buku Antologi yang akan bermanfaat bagi siswa orang tua guru dan sekolah

 

2.Ibu harus bisa memancing mereka memberi tantangan menulis puisi catatan atau story telling . Menginfokan bahwa ada buku bagus yang penting untuk dibaca Kondisikan ada jeda untuk puasa sejenak tidak membuka gedget

P6

Aam dari Lebak Banten. Bagaimana cara menumbuhkan minat baca seorang kawan dan menanggapi komentar selentingannya,  "jangankan harus beli buku, dikasih gratis pun gak akan baca buku Bu Aam!"

Ya. Itu memang fenomena yang sering kita dengar atau fakta yang ada di lapangan.

Kita harus hidupkan budaya baca. Mungkin awalnya perlu dipaksa dan perlu ada dukungan juga dari KS atau punya satu komunitas yang senang menulis juga membaca.

(Bunda Mae ) Masya Allah Tabarakallah, materi malam ini begitu luarbiasa👏👏👏

Jemari lembut dari Sang Ratu Antologi, menukik mengurai pena pengetahuan yang dijabarkan dengan cerdas dan lugas. Takjub sekali malam ini, menyimak Sang Ratu Antologi yang tak lelah penuh dedikasi, mengamini setiap sanubari yang para pecinta literasi. 

Usia hanyalah angka, dan usia adalah doa penuh makna yang apabila kita bertafakur dalam syukur, tak hanya asa, karya pun menggema ke Seantero Nusantara.

Akhirnya sampai pulak kita pada pucuk waktu, dimana pertemuan perlu diakhiri dengan sebuah senyuman

Sebagai closing statement dari bunda kanjeng

Jangan pernah lelah dan bosan untuk selalu mengupgrade diri dan bersilaturahmi baik daring maupun luring.

Menulis itu bukan bakat tetapi salah satu keterampilan yang harus terus dikerjakan dengan sepenuh hati.

Karena dengan menulis kita menjadi orang yang sabar. Sehat jasmani rohani.

  

 

 

 

 

 

 

2 komentar:

Bahagia Menulis" Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset Yogyakarta"

 Resume Pertemuan ke- 20 KBMN PGRI Gelombang 32 Materi                          : Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset ...