Penulis : Musdalifah, S.PdI
Jumat, 24 Januari 2025
Assalamualaikum wr.wb..
Malam ini kita dibersamai oleh narasumber hebat berikut profil bunda kanjeng
Sri Sugiastuti, M.Pd dilahirkan di Semarang pada tanggal 8 April 1961 dan menyelesaikan pendidikannya di SMA pada tahun 1980. Sri Sugiastuti, M.Pd kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan melanjutkan studi S-2 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), lulus pada tahun 2010.
Setelah bekerja sebagai pengajar di Jakarta hingga tahun 1990, Sri Sugiastuti, M.Pd memutuskan untuk hijrah ke Solo karena cinta dan tanggung jawabnya terhadap keluarga.
Sejak 2 Juli 2018, Sri Sugiastuti, M.Pd ditugaskan sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta. Selain itu, Sri Sugiastuti, M.Pd juga aktif dalam berbagai komunitas literasi dan telah menghasilkan banyak karya luar biasa.
Mengapa Menulis Menjadi Passion
yang menjanjikan?
• Kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas
dan kematangan berpikir.
• Hingga hari ini, profesi penulis adalah salah satu pekerjaan
yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial
Kendala dan Hambatan
• Merasa Tidak Bakat Menulis
• Tidak Memiliki Waktu
• Tidak Memiliki Ide
• Tidak Mau Dikritik
• Tidak Suka Menulis
Mulai dengan “Mengapa?”
Alasan Untuk Menulis
• MENGAPA KITA MENULIS: Lebih filosofis dan
berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia.
• BAGAIMANA CARA KITA
MENULIS:
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses
latihan.
• KAPAN KITA MULAI MENULIS: Secepatnya! Kita harus
niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita
MOTIVASI MENULIS
• Hadis Nabi yang mengatakan
• “khoirunnas anfa’uhum
linnas”
• (sebaik-baik manusia
adalah mereka yang paling bermanfaat untuk manusia lain).
Langkah-Langkah Menjadi Penulis Yang
Baik
Read
• Untuk menjadi seorang
penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general
(umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau
interest pribadi kita)
Discuss
• Hal ini penting karena ide
dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita
baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan,
ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.
Look & Feel
• Baik secara langsung
maupun apa yang kita lihat dan baca di media
Socialize
• Berapa banyak pengetahuan,
pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?
Writing Preparation
- Menggali
dan Menemukan Gagasan/Ide
- Menentukan
Tujuan, Genre, dan Segmen Pembaca
- Menentukan
Topik
- Membuat
Outline
- Mengumpulkan
Bahan Materi / Buku
Menggali dan Menemukan
Gagasan/Ide
PADA TAHAP INI, PENULIS MELAKUKAN
KEGIATAN PENGGALIAN GAGASAN ATAU IDE
Kegiatan ini bisa dilakukan melalui
pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan
kajian pustaka.
Untuk mempermudah proses penemuan
ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.
MENENTUKAN TUJUAN, GENRE, DAN SEGMEN PEMBACA
Setelah Menentukan Gagasan/Ide,
Penulis Perlu Menentukan Tujuan Menulis, Genre yang Diikuti Serta Target Segmen
Pembaca
Sasaran pembaca akan menjadi bahan
pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan.
Selain itu, kita harus memastikan
bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable
MENENTUKAN TOPIK
Penentuan topik dilakukan
setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa
sasaran pembacanya.
Misalnya, tujuan menulis
untuk memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Genrenya tulisan
populer.
Jika sasarannya adalah
orang tua (manula), maka penulis bisa
menentukan tulisan
misalnya dengan topik
“Hidup sehat di usia senja”.
MEMBUAT OUTLINE
OUTLINE MERUPAKAN BENTUK
KERANGKA TULISAN.
Kerangka tersebut
menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan
garis besarnya saja.
Karakteristik outline yang
baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur, kepaduan, dan
penekanan.
MENGUMPULKAN BAHAN MATERI
/ BUKU
Penulis wajib membaca
banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan referensi.
Selain itu agar semakin
banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan.
Apabila sudah menemukan
topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah
ditentukan.
PENULIS PEMULA SEBAIKNYA
LEBIH FOKUS PADA KETEKUNAN (PERSISTENCE) DALAM PROSES MENULIS.
Tulislah semampu kita
terlebih dahulu.
Jangan berfikir harus sempurna,
dan jangan terlalu
idealis.
SETELAH KITA MENYELESAIKAN
NASKAH KASAR DARI BUKU YANG KITA TULIS (ROUGH DRAFT), TAHAPAN YANG HARUS
DILEWATI HINGGA TERBITNYA BUKU KITA ADALAH:
- Editing
Pada tahapan
ini membahas tentang:
• Membaca ulang
• Menyempurnakan draf
- Revising
Mengubah
beberapa bagian naskah.
Melengkapi
naskah
Mengevaluasi
kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulis.
- Publishing
Pengiriman
naskah
Pracetak
(perwajahan buku, tata letak, ISBN, proof reading)
Pencetakan
Promosi dan
distribusi
Pentingnya
Numerasi bagi Siswa dan Guru
Numerasi
bukan hanya tentang menghafal rumus matematika, melainkan kemampuan memahami
dan menggunakan konsep angka, perhitungan, dan data dalam memecahkan masalah
sehari-hari. Kemampuan ini sangat penting bagi baik siswa maupun guru
Numerasi
Bagi Siswa
• Menjadi bekal hidup:
Numerasi melatih kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif untuk
menganalisis informasi, memahami hubungan antar angka, dan mengambil keputusan
berdasarkan data. Ini berguna dalam
• berbagai situasi, mulai
dari mengatur keuangan pribadi, membaca grafik perkembangan kesehatan, hingga
memahami statistik berita.
• Meningkatkan prestasi
akademik: Numerasi tidak terbatas pada mata pelajaran matematika saja.
Pemahaman konsep angka dan data berguna untuk semua mata pelajaran, khususnya
yang melibatkan ilmu pengetahuan alam dan sosial. Siswa dengan kemampuan
numerasi yang baik cenderung lebih cepat menyerap materi dan mendapat nilai
lebih baik.
• Membangun kepercayaan
diri: Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara mandiri dapat
meningkatkan kepercayaan diri siswa. Mereka merasa mampu menghadapi tantangan
dalam berbagai bidang kehidupan.
Sesi tanya jawab
P1
Aku
bunda Rahmi - Bogor, Salam santun buat bunda Kanjeng yang selalu ngangenin.
Ijin
bertanya sayang,
Sebagai
motto "Writing is My Passion"
tentunya bunda kanjeng punya waktu
favorit untuk menulis yang efektif, dan rileks / santai.
Pertanyaan nya, untuk kami yang masih banyak bergelut dengan aktivitas yang kadang sulit untuk mencari celah / waktu fokus menulis, bagaimana kiat- kiat jitu dalam upaya menulis yang efektif dengan / di waktu yang tepat ?,
Biasanya
saya menulis dengan cara ngemil yang penting saya sudah punya ide atau draf
yang ingin saya tulis.
Jadi
waktunya tidak monoton dan harus di depan laptop.
Karena
Tiap orang punya kebutuhan dan kebiasaan menulis yang berbeda-beda beda
Mana
yg ibu sukai dan kuasai juga liat yg sedang hits atau yg evergreen.
Jangan lupa tujuan dan segmen pembaca tulisan apa yang paling tepat
P2
Nama
: Endang Ratna Juwita
Asal
: Bogor
Pertanyaan
:
1.
Ketika kita sedang menulis tentang suatu ide, tiba-tiba ada ide baru yang
dirasakan lebih menarik. Kira-kira ide mana yang harus kita teruskan ?
2.
Kadangkala mood ketika menulis itu suka turun naik. Bagaimana cara kita menjaga
agar tetap konsisten dalam menulis.
Mana yg ibu
sukai dan kuasai juga liat yg sedang hits atau yg evergreen.
Jangan lupa
tujuan dan segmen pembaca tulisan apa yang paling tepat
P3
Diyan, Medang
Gading Serpong Tangerang
Bagaimana
menjaga mood utk terus menulis?
masuk grup
penulis
Baca tulisan
mereka.
Ikuti bila
ada lomba atau tantangan menulis.
Tetapi bila
ingin rehat sejenak g apa' apa. Asal bad moodnya jangan keterusan.
Ikhtiar untuk
berkomunikasi dengan yang satu frekuensi berliterasi
P4
Saya
musdalifah dari Riau Bund...Bagaimana caranya mempromosikan tulisan kita
sehingga dapat menjadi sumber penghasilan bunda? Misalnya tulisan antologi
Salam kenal
ibu.
Kita harus menikmati
prosesnya dulu. Tulisan di buku antologi jembatan untuk berproses menjadi
penulis buku mandiri. Untuk promosi kita bisa bedah buku. Atau sebelum buku
terbit bisa dishare di medsos dan buka PO Bisa juga kita menggandeng komunitas
untuk bedah buku
P 5
Nama : Sri
Mulyati
Asal: Lebak
Pertanyaan
1. Tahun lalu
pada raport pendidikan, literasi di SD saya hasilnya rendah. Bagaimana
kiat-kiat meningkatkan literasi pada anak sedangkan kenda yang dihadapi salah
satunya tidak adanya bahan bacaan atau buku- buku cerita yang menarik yang bisa
anak baca.
2. Upaya
-upaya menumbuhkan minat baca pada anak di tengah maraknya penggunaan gadget
Ibu Sri salam
kenal
Jawaban
1.ibu bisa
berkolaborasi dengan orangtua guru dan anak. Bu Helwiyah sudah mempraktikkannya
dan menjadi buku Antologi yang akan bermanfaat bagi siswa orang tua guru dan
sekolah
2.Ibu harus bisa memancing mereka memberi tantangan menulis puisi catatan atau story telling . Menginfokan bahwa ada buku bagus yang penting untuk dibaca Kondisikan ada jeda untuk puasa sejenak tidak membuka gedget
P6
Aam dari
Lebak Banten. Bagaimana cara menumbuhkan minat baca seorang kawan dan
menanggapi komentar selentingannya,
"jangankan harus beli buku, dikasih gratis pun gak akan baca buku
Bu Aam!"
Ya. Itu
memang fenomena yang sering kita dengar atau fakta yang ada di lapangan.
Kita harus hidupkan budaya baca. Mungkin awalnya perlu dipaksa dan perlu ada dukungan juga dari KS atau punya satu komunitas yang senang menulis juga membaca.
(Bunda Mae ) Masya Allah Tabarakallah, materi malam ini begitu luarbiasa👏👏👏
Jemari lembut dari Sang Ratu Antologi, menukik mengurai pena pengetahuan yang dijabarkan dengan cerdas dan lugas. Takjub sekali malam ini, menyimak Sang Ratu Antologi yang tak lelah penuh dedikasi, mengamini setiap sanubari yang para pecinta literasi.
Usia
hanyalah angka, dan usia adalah doa penuh makna yang apabila kita bertafakur
dalam syukur, tak hanya asa, karya pun menggema ke Seantero Nusantara.
Akhirnya sampai pulak kita pada pucuk waktu, dimana pertemuan perlu diakhiri dengan sebuah senyuman☺
Sebagai
closing statement dari bunda kanjeng
Jangan
pernah lelah dan bosan untuk selalu mengupgrade diri dan bersilaturahmi baik
daring maupun luring.
Menulis itu
bukan bakat tetapi salah satu keterampilan yang harus terus dikerjakan dengan
sepenuh hati.
Karena
dengan menulis kita menjadi orang yang sabar. Sehat jasmani rohani.
️



Keren, lengkap sekali resumenya bunda
BalasHapusMantap dan sukses selalu
BalasHapus