Rabu, 12 Februari 2025

Bahagia Menulis " Teknik Promosi Buku"

 

Resume 

Komunitas Belajar Menulis Nusantara (KMBN) PGRI  Gelombang 32



Materi                         : Teknik Promosi Buku.

Pertemuan                 : 10

Narasumber              : Akbar Zinuddin, MM, MNE

Moderator                  : Mutmainah., M.Pd

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Rabu, 12 Februari 2025


Assalamualaikum wr.wb.


Malam berbahagia ini kita dibersamai oleh moderator ibu Mutmainah biasa dipanggil Emut Lebak  dengan narasumbr Bapak Akbar Zainudin sebagai penulis sekaligus motivator andal yang memiliki hobi mengajar, menulis, jalan-jalan, dan beliau paling suka makan di tempatnya, misalnya soto kudus di Kudus, sate Madura di Madura, soto Lamongan di Lamongan, soto Kandangan di Kandangan. Profesi saya sekarang selain menjadi penulis adalah trainer dan motivator. Saya mengisi training dan pelatihan motivasi untuk siswa, guru, mahasiswa, dan juga untuk para pekerja dan eksekutif di kantor. menulis dan mengajar  beliau merupakan penulis buku Man Jadda Wajada. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia pustaka utama tahun 2009 akhir dan Alhamdulillah sekarang cetakan ke-13 dan beredar 55.000 eksemplar


buku merupakan muara akhir dari sebuah proses penulisan.

Hasil tulisan kita tentu saja ingin bermuara menjadi sebuah buku, tetapi setelahnya bingung  bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan buku yang sudah dicetak.?Apakah dibiarkan numpuk hanya sekedar koleksi saja, atau ditumpuk di perpustakaan sekolah'

Tujuan menulis adalah untuk menghasilkan karya buku yang kemudian disajikan kepada para pembaca. Secara  otomatis kita harus paham sajian apa yang  diminati oleh Masa. Tidak mudah membidik selera dari konsumen yang lahir dari berbagai kalangan. Ada strategi khusus yang harus dilakukan agar buku yang kita tulis  benar-benar  dinikmati sebagai menu yang sangat dibutuhkan.

lalu Buku yang bagus itu seperti apa? ada beberapa kriteria yang perlu di pahami yaitu:

Pertama, Buku itu mempunyai keunikan atau kalau bisa keunggulan dibandingkan dengan buku sejenis. Penulis harus bisa menjawab pertanyaan lalu"Apa perbedaan buku ini dengan buku sejenis yang sudah ada di pasaran?" "Sebutkan 10 alasan mengapa orang harus membeli buku anda".Kalau dua hal di atas bisa dijawab dengan jelas itu tanda-tanda bahwa buku kita berkualitas.

Kedua, Buku ditulis dengan target pembaca yang jelas. Sebelum menulis tentukan dahulu siapa audiens yang akan membaca buku kita.

Ketiga, ditulis dengan bahasa sesuai dengan target pembaca. Ada buku-buku yang ditulis dengan bahasa ngepop, bahasa ilmiah, dan sebagainya. Buku saya kebanyakan ditulis dengan bahasa ngepop karena saya pengen buku saya ringan untuk dibaca tapi isinya cukup mendalam dan bisa dipraktikkan.


APA ITU PROMOSI BUKU

Promosi adalah cara kita memberikan informasi tentang produk kepada konsumen agar mereka tertarik dan mau membeli produk kita. Promosi buku adalah cara kita mengenalkan buku yang kita miliki kepada audiens kita agar mereka tertarik dan mau membeli.

MENGAPA PROMOSI BUKU ITU PENTING

Promosi buku itu penting karena sebagus apapun buku kita kalau konsumen atau audiens tidak mengetahui produk kita, maka mereka tidak akan tertarik, apalagi mau membeli buku kita.

 Beberapa tujuan dari promosi buku adalah:

1.         Membuat audiens mengenal (tahu) buku kita.

2.        Membangkitkan kebutuhan konsumen untuk membeli buku kita. Bagaimana caranya yang tadinya mereka tidak butuh, tetapi setelah kita promosikan menjadi butuh.

3.         Meyakinkan konsumen untuk membeli buku.

4.         Mengharapkan konsumen agar mau merekomendasikan buku kita kepada orang lain.


PROGRAM PROMOSI BUKU.

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan.

 

PERTAMA, LAUNCHING BUKU.

Untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku.Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.

KEDUA, BEDAH BUKU.

Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita.yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya.

KETIGA, SEMINAR ATAU PELATIHAN

Lakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. seperti buku motivasi dan menulis. Dengan secara berkala menyelenggarakan seminar dan diklat. Seminar atau workshop pertama-tama bisa dilakukan gratis dulu, karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.

KEEMPAT, MEMBANGUN KOMUNITAS

Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. dengan membangun banyak komunitas misalnya komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya.kemudian bisa di share materi-materi yang ada di buku secara berkala, bisa seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi mendapatkan manfaat. dengan cara  membentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom.

KELIMA, MEMBANGUN JARINGAN RESELLER 

Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual. Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku.

KEENAM, JUALAN DI MARKETPLACE

Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita. Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

KETUJUH, MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL (Medsos) untuk promosi buku.

Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita, sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku. Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

 

Sebagai closing dari pak akbar

akan share materi promosi ini yang sudah beliau rekam dalam bentuk video di YouTube https://youtu.be/lZhAixv86wA Jangan lupa pula follow untuk Tiktok saya karena saya setiap hari akan kasih video edukasi tentang menulis. https://vt.tiktok.com/ZSM8eyBfK/

Pada akhirnya, kemampuan kita menulis itu akan tergantung pada latihan kita. Tidak peduli sebanyak apapun yang kita tahu teori-teori tentang menulis melalui berbagai seminar dan pelatihan, tidak akan pernah berguna kalau kita tidak praktik menulis. Perbanyak praktik-praktik praktik praktik praktik. Insya Allah lama-kelamaan tiba-tiba tulisan kita menjadi baik.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahagia Menulis" Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset Yogyakarta"

 Resume Pertemuan ke- 20 KBMN PGRI Gelombang 32 Materi                          : Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset ...