Rabu, 19 Februari 2025

Bahagia Menulis " Berkarya dan berprestasi di kancah nasional lewat menulis"

 Resume pertemuan ke-13

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 32


Materi                         : Berkarya dan berprestasi di kancah nasional lewat menulis

Pertemuan                : 13

Narasumber              : RITA WATI, M.KOM

Moderator                  : DYAH KUSUMANINGRUM, ST

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Rabu, 19 Februari 2025

 

 Menulis adalah kegiatan menuangkan ide, gagasan, imaginasi dalam bentuk tulisan. 

Sedangkan prestasi adalah hasil yang dicapai atas apa yang telah dilakukan seseorang. 

Lalu Berkarya melalui tulisan bukan hanya tentang mengekspresikan diri tetapi juga tentang membangun pengaruh dan menunjukkan eksistensi di kancah nasional. Dengan pena dan ide, kita dapat menembus batas, menginspirasi banyak orang, dan membawa nama kita melangkah lebih jauh." 

Kelas menulis  pertemuan ke-13 ini sangat istimewa karena via zoom. dapat berinteraksi langsung dengan moderator, narasumber, dan tentunya teman - teman sekelas yang sedang belajar bersama di kelas menulis ini. Yang mana moderator kita adalah ibu Dyah Kusumaningrum, ST. lulusan KBMN Gelombang 8 sedangkan Narasumber hebat Ibu Ritawati, beliau seorang guru dari Bali.sebelum menyampaikan materibeliau beliau memberikan pertanyaan : Setuju atau tidak jika menulis dapat berprestasi? Beserta alasan jawaban peserta, kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan Apa tujuan kita menulis?, pertanyaan ini mendapat repon dari peserta untuk. Beliau juga menjelaskan jika kebanyakan peserta pelatihan menulis ingin menerbitkan buku setelah pelatihan menulis.

Selanjutnya, beliau mengenalkan buku karyanya. di setiap buku, ada historinya yang dapat dijadikan kenangan. Salah satunya buku karya beliau yang berjudul  Mengejar Mimpi adalah buku kisah biografi dari Gubernur Bank Indonesia wilayah Bali dan Nusa Tenggara, yaitu Bapak Trisno. .


Prestasi beliau adalah 

menjadi peserta terbaik sebagai guru inovatif tingkat nasional Tahun 2021 Tahun 2022 menjadi juara 1 sebagai guru penulis blog 30 prestasi dalam waktu 4 athun tahun 2022, beliau kuliah S2 



 

Apakah Manfaaat menulis?

  • meredakan stres
  • menyelesaikan masalah dengan baik
  • menuangkan perasaan sesuai keinginan
  • memperbaiki suasana hati
  • meningkatkan daya ingat
  • Menginspirasi dan mempengaruhi
  • Memperluas wawasan dan pengetahuan 
  • Mendapat pengakuan dan penghargaan
  • Mempengarhi karier dan reputasi menulis.

 


Tips menulis untuk penulis pemula :


tips berprestasi :

  1. Mencari informasi lomba  yang berkaitan dengan menulis lomba blog, menulis artikel, dan ,cerpen
  2. Baca dan cermati ketentuan lomba
  3. Gali ide dengan research
  4. Cari lomba yang pesertanya sedikit
  5. Berdoa dan terus berusaha / tidak mudah putus asa.

Tips Go internasional :

  1. Daftar beasiswa microdential/beasiswa belajar bersama kampus luar negeri.
  2. Cari informasi dan lengkapi persyaratan,persiapkan toefl
  3. Tulis essay sesuai dengan persyaratan, utamakan dalam bahasa Inggris
  4. Persiapkan diri,pelajari beasiswa yang kita daftar dan persiapkan diri pada seleksi wawancara
  5. berdoa dan terus berusaha/ tidak mudah putus asa

alhamdulillah selesai resume malam ini, terimakasih ibu moderator, ibu narasumber , ibu Aam dan ibu Hidmi sudah mengirim screenshot zoomnya.



Senin, 17 Februari 2025

Bahagia Menulis " Proofreading sebelum Menerbitkan Tulisan'

 Resume ke- 12

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 32

Materi                         : Proofreading sebelum Menerbitkan Tulisan

Pertemuan                : 12

Narasumber              : Susanto, S.Pd,

Moderator                  : Sim Chung Wio, SP

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Senin, 17 Februari 2025

Assalamualaikum wr.wb

Salam Bahagia buat kita semua.....

Ditemani Moderator Sim Chung Wei, salah satu dari Tim Solid Omjay (TSO) yang biasa disapa Koko Sim Alumni Kelas Belajar Menulis di gelombang 26. Buku solo pertamanya berjudul "Menulis itu Menyenangkan" awalnya menulis dalam  beberapa judul buku antologi, sebelum akhirnya berhasil menerbitkan buku solo. Dan tak kalah penting malam ini kita mendapat kehormatan, dapat belajar tentang proses proofreading, yang merupakan bagian penting dalam penulisan sebuah buku ataupun tulisan lainnya dari pakarnya secara  langsung. Yakni Bapak Susanto S.Pd yang biasa dikenal dengan panggialan Pak D Sus.Mari kita simak profil beliau.kelahiran Gombong Kebumen, 29 Juni 1971, Guru SDN Mataram, Kab. Musi Rawas,Prov. Sumatera Selatan, sedang diberi amanah sebagai kepala satpen , Pendidika S1 Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia (2006), S1 PGSD (2017), sedang menempuh Magister Pendidikan Bahasa Indonesia di UM Malang. Buku antologi yang paling suka yaitu:


Tulisan beliau sbb:




Apa itu proofreading?


Tips sebelum melakukan Proofreading

  1. Tulis saja sampai selesai jangan perdulikan teknis. Salah tidak apa-apa mumpung ide masih mengalir. (nasihat Omjay /Kakek Jay)
  2. Jangan buru-buru melakukan proofreading, Tinggalkan dahulu agar emosi kita pada tulisan sudah "mereda". Agar keinginan untuk mengubah kata atau kalimat tidak buru-buru dilakukan. Selingi dengan kegiatan lain: ngopi atau ngeteh, jalan-jalan, atau lainnya.
  3. Baca tulisan Anda dengan bersuara
  4. Teliti ejaan: tanda baca, kata, struktur kalimat, dan konsistensi penulisan. Contohnya Mana yang benar? Kreativitas atau kreatifitas, berdampak atau terdampak.

 

Closing dari pak D Sus

Teruslah menulis tetapi jangan menganggap remeh kesalahan karena tulisan Anda bisa jadi bakal ditinggalkan pembaca.




 



Minggu, 16 Februari 2025

Bahagia Menulis " Pikirkan Menulis Itu Mudah"

 Resume Pertemuan ke-11

Komunitas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 32




Materi                         : Menulis itu Mudah

Pertemuan                 : 11

Narasumber              : Prof. Dr. Ngainum Naim, M.Hi

Moderator                  : Muliadi

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Jumat, 14 Februari 2025


Menulis itu semudah bernafas...

Menulis itu semudah berbicara...

Menulis itu semudah seorang seniman menarikan kuasnya.

Mencipta sebuah karya. Mengalunkan harmonisasi yang selaras.

 

Lantas, sulitnya di mana?

 

Mindset itu yang akan terbangun setelah kita masuk kelas menulis pertemuan malam ke- 11. Bersama Profesor  ternama pak Ngainun Naim, M.Hi yang akan membagikan ilmunyayang juga seorang guru besar dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Beliau juga seorang penulis yang sangat produktif. Satu karya beliau yang sangat relevan dengan motivasi belajar menulis malam ini adalah buku berjudul “Menulis itu mudah”. Besama Moderator Bapak Muliadi

sebuah mahfudhot atau kata-kata mutiara dalam bahasa Arab Bunyinya: Bidaayatuhu nihaayatuhu. Permulaannya menentukan akhirnya. Kita harus berpikir bahwa menulis itu mudah.. Pikiran ini bisa membawa kita bersemangat menulis. Tidak mudah menyerah saat menghadapi hambatan.

Nah, bagaimana menjadikan menulis itu mudah dan sukses menurut Bapak Prof Ngainum?

  1. menulis mudah itu adalah memiliki mindset di pikiran bahwa menulis itu memang mudah.
  2.  sering berlatih., gagal coba lagi, terkendala terus belatih
  3. apa yang ditulis? Menulis hal-hal yang di ketahui. Jangan mulai menulis dari yang idealis dan rumit. Tapi memulai dari pengalan pengalaman https://www.spirit-literasi.id/2024/06/ ,perjumpaan-tak-terduga.html.https://www.spirit-literasi.id/2024/12/pelajaran-kecermatan.html,
  4. miliki semangat dalam menulis. seperti bahan bakar dengan semangat menulis tanpa henti, perlahan tulisannya semakin berkualitas.
  5.  menulis sesuai dengan kondisi. Jika terbiasa menulis tangan, tulis saja dengan tulisan tangan Tidak perlu memaksa memakai komputer. mengetik ke komputer itu soal teknis. bersiasat menulis di tengah kesibukan kerja yang seolah tanpa jeda. karena menulis itu soal komitmen. BUKAN MENUNGGU WAKTU LUANG TETAPI MELUANGKAN WAKTU. https://www.spirit-literasi.id/2023/06/menulis-tangan-dan-budaya-menulis.html
  6.  rajin membaca. Jika tidak membaca, tidak akan ada yang diproduksi di otak. Membaca tidak harus banyak. Sedikit asal paham itu jauh lebih baik.


Tips  dan motivasi  agar terus menerus bisa menulis.
  • Cara konsisten banyak. Salah satunya adalah diawali dengan dipaksa.Memang ekstrim. Tapi perlu dipahami bahwa semua kebiasaan itu awalnya paksaan.
  • Ide itu dicari, bukan ditunggu. Ide diperoleh dengan banyak membaca, mengamati, dan terus menumbuhkan rasa ingin tahu.Tulis sederhana saja. Pengalaman, misalnya. Itu juga ide. Bisa kunjungi blog saya.Banyak contoh ide sederhana.
  • Biasakan menulis inti apa yang kita baca agar memiliki banyak sumber untuk menulis.2. Ada banyak cara dan tahapan.Salah satunya bisa dibaca di tulisan ini
  • Harus ada spirit yang terbangun dalam diri sendiri.dan Ekstrinsik: misalnya ikut grup semacam ini adalah cara mendapatkan motivasi.
  • Lawan rasa tidak percaya diri. Jangan takut salah. Orang yang mengkritik tulisan kita biasanya tidak punya tulisan. Jadi bangun rasa percaya diri
  • Menulis itu perlu jam terbang. Semakin sering berlatih, sering belajar, maka gaya menulis akan terbangun., Ini tidak bisa instan. Perlu proses secara terus menerus.
  • Kita bisa mengkondisikan lingkungan, suasana hati, dan menikmati proses agar mood selalu sesuai yang diharapkan.

Akhir kata "BAHAGIA MENULIS" BY Musdalifah, Kampar Riau

Rabu, 12 Februari 2025

Bahagia Menulis " Teknik Promosi Buku"

 

Resume 

Komunitas Belajar Menulis Nusantara (KMBN) PGRI  Gelombang 32



Materi                         : Teknik Promosi Buku.

Pertemuan                 : 10

Narasumber              : Akbar Zinuddin, MM, MNE

Moderator                  : Mutmainah., M.Pd

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Rabu, 12 Februari 2025


Assalamualaikum wr.wb.


Malam berbahagia ini kita dibersamai oleh moderator ibu Mutmainah biasa dipanggil Emut Lebak  dengan narasumbr Bapak Akbar Zainudin sebagai penulis sekaligus motivator andal yang memiliki hobi mengajar, menulis, jalan-jalan, dan beliau paling suka makan di tempatnya, misalnya soto kudus di Kudus, sate Madura di Madura, soto Lamongan di Lamongan, soto Kandangan di Kandangan. Profesi saya sekarang selain menjadi penulis adalah trainer dan motivator. Saya mengisi training dan pelatihan motivasi untuk siswa, guru, mahasiswa, dan juga untuk para pekerja dan eksekutif di kantor. menulis dan mengajar  beliau merupakan penulis buku Man Jadda Wajada. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia pustaka utama tahun 2009 akhir dan Alhamdulillah sekarang cetakan ke-13 dan beredar 55.000 eksemplar


buku merupakan muara akhir dari sebuah proses penulisan.

Hasil tulisan kita tentu saja ingin bermuara menjadi sebuah buku, tetapi setelahnya bingung  bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan buku yang sudah dicetak.?Apakah dibiarkan numpuk hanya sekedar koleksi saja, atau ditumpuk di perpustakaan sekolah'

Tujuan menulis adalah untuk menghasilkan karya buku yang kemudian disajikan kepada para pembaca. Secara  otomatis kita harus paham sajian apa yang  diminati oleh Masa. Tidak mudah membidik selera dari konsumen yang lahir dari berbagai kalangan. Ada strategi khusus yang harus dilakukan agar buku yang kita tulis  benar-benar  dinikmati sebagai menu yang sangat dibutuhkan.

lalu Buku yang bagus itu seperti apa? ada beberapa kriteria yang perlu di pahami yaitu:

Pertama, Buku itu mempunyai keunikan atau kalau bisa keunggulan dibandingkan dengan buku sejenis. Penulis harus bisa menjawab pertanyaan lalu"Apa perbedaan buku ini dengan buku sejenis yang sudah ada di pasaran?" "Sebutkan 10 alasan mengapa orang harus membeli buku anda".Kalau dua hal di atas bisa dijawab dengan jelas itu tanda-tanda bahwa buku kita berkualitas.

Kedua, Buku ditulis dengan target pembaca yang jelas. Sebelum menulis tentukan dahulu siapa audiens yang akan membaca buku kita.

Ketiga, ditulis dengan bahasa sesuai dengan target pembaca. Ada buku-buku yang ditulis dengan bahasa ngepop, bahasa ilmiah, dan sebagainya. Buku saya kebanyakan ditulis dengan bahasa ngepop karena saya pengen buku saya ringan untuk dibaca tapi isinya cukup mendalam dan bisa dipraktikkan.


APA ITU PROMOSI BUKU

Promosi adalah cara kita memberikan informasi tentang produk kepada konsumen agar mereka tertarik dan mau membeli produk kita. Promosi buku adalah cara kita mengenalkan buku yang kita miliki kepada audiens kita agar mereka tertarik dan mau membeli.

MENGAPA PROMOSI BUKU ITU PENTING

Promosi buku itu penting karena sebagus apapun buku kita kalau konsumen atau audiens tidak mengetahui produk kita, maka mereka tidak akan tertarik, apalagi mau membeli buku kita.

 Beberapa tujuan dari promosi buku adalah:

1.         Membuat audiens mengenal (tahu) buku kita.

2.        Membangkitkan kebutuhan konsumen untuk membeli buku kita. Bagaimana caranya yang tadinya mereka tidak butuh, tetapi setelah kita promosikan menjadi butuh.

3.         Meyakinkan konsumen untuk membeli buku.

4.         Mengharapkan konsumen agar mau merekomendasikan buku kita kepada orang lain.


PROGRAM PROMOSI BUKU.

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan.

 

PERTAMA, LAUNCHING BUKU.

Untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku.Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.

KEDUA, BEDAH BUKU.

Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita.yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya.

KETIGA, SEMINAR ATAU PELATIHAN

Lakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. seperti buku motivasi dan menulis. Dengan secara berkala menyelenggarakan seminar dan diklat. Seminar atau workshop pertama-tama bisa dilakukan gratis dulu, karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.

KEEMPAT, MEMBANGUN KOMUNITAS

Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. dengan membangun banyak komunitas misalnya komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya.kemudian bisa di share materi-materi yang ada di buku secara berkala, bisa seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi mendapatkan manfaat. dengan cara  membentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom.

KELIMA, MEMBANGUN JARINGAN RESELLER 

Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual. Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku.

KEENAM, JUALAN DI MARKETPLACE

Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita. Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

KETUJUH, MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL (Medsos) untuk promosi buku.

Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita, sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku. Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

 

Sebagai closing dari pak akbar

akan share materi promosi ini yang sudah beliau rekam dalam bentuk video di YouTube https://youtu.be/lZhAixv86wA Jangan lupa pula follow untuk Tiktok saya karena saya setiap hari akan kasih video edukasi tentang menulis. https://vt.tiktok.com/ZSM8eyBfK/

Pada akhirnya, kemampuan kita menulis itu akan tergantung pada latihan kita. Tidak peduli sebanyak apapun yang kita tahu teori-teori tentang menulis melalui berbagai seminar dan pelatihan, tidak akan pernah berguna kalau kita tidak praktik menulis. Perbanyak praktik-praktik praktik praktik praktik. Insya Allah lama-kelamaan tiba-tiba tulisan kita menjadi baik.

 


Senin, 10 Februari 2025

Musdalifah Bolg " Strategi Mengelola Majalah Sekolah"

 Resume Pertemun ke 9

Kelas Belajar Menulis Nusantara 32 (KBMN) PGRI


Materi                         : Mengelola Majalah Sekolah

Pertemuan                 : 9 

Narasumber              : Widya Arema

Moderator                  : NDY

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Senin, 10 Februari 2025


Bismillahirahmanirrahim...

Hari ini narasumber kita ibu widya arema akan berbagi pengalaman seputar majalah sekolah.bersama Moderator kita  ibu Nur Dwi Yanti  ( teteh NDY). 

Ibu WIdya.sebagai pendidik,narasumber dan penulis dengan kelahiran 29 september 1975 sebagai Guru Pendidikan Agama Islam di MI Khadijah Malang dari tahun 2005 sampai dengan sekarang dan memiliki banyak pengalaman pelatihan dan menulis di KBMN ini.

Salah satu majalah sekolah dibawah pimpinan Redaksi  IbuWidya Arema...

Ungkap beliau untuk menjadi penulis yang produktif. Kuncinya adalah MAU Bagaimanapun juga satu ons tindakan lebih berarti dari pada satu ton pemikiran.


Apa itu majalah ? majalah adalah terbitan yang isisnya berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang opik aktual yang patut diketahui oleh pembaca. Pada umumnya majalah memiliki susunan daftar isi yang hampir sama. Rincian isi majalah ini akan memudahkan kita untuk menyusun setiap halaman majalah.


Menurut Wikipedia daftar isi majalah Antara lain  berisi :

1. Nomor Edisi : Keterangan edisi dan tanggal terbit

2. Halaman : Menunjukkan posisi halaman sebuah rubrik.

3. Rubrik : Menunjukkan isi rubrik

4. Isi : Tema yang ada dalam sebuah rubrik. Satu rubrik bisa terdiri dari beberapa tema.

5. Jumlah halaman : Menujukkan jumlah halaman sebuah rubrik.

6.  Penulis : Penulis dari sebuah tulisan.

7. Deadline : Waktu tulisan yang akan dimuat di majalah.

8. Keterangan : Penjelasan dari halaman yang ada disebuah rubrik.


Langkah-langkah menerbitkan majalah sekolah

1. Menyatukan ide dan gagasan, Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi. Membentuk susunan redaksi majalah

2. Mengajukan Proposal

3. Membuat rancangan majalah Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll

4. Mencari rekanan pendukung

Percetakan, sponsor dll


Penjabaran dari susunan redaksi majalah sekolah sbb:
Penasehat : Yayasan
Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah

2. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah
Tugasnya : bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional) 

3. Pimpinan redaksi : Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.
4. Editor : Bertanggung jawab  swa sunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan

5. Reporter : Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.

6. Fotografer : tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.

7. Layout : Tugasnya mendesain majalah, dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan

8. Bendahara : Mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan 

1. Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat.
2. Menentukan artikel yang akan ditampilkan
  • Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah masing-masing dituliskan di hal
  • Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi teraktual saat itu.
  • Berita Sekolah : Kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.
  • Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik. 
  • Profil Siswa Berprestasi: Menampilkan siswa paling berpretasi.
  • Karya Siswa : Menampilkan tulisan siswa, puisi, cerpen, foto hasil karya siswa berupa kerajinan, gambar dll
  • Kegiatan Siswa: Kegiatan outclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game dll
  • Kuiz berhadiah: Disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dll. Dan berhadiah.
  • Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.
  • Info dan pengumuman: Info ujian, libur dsbnya.
3. Mengajukan ISBN

4. Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan walimurid. Saran : Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.Tidak terlalu formal/kaku.  Gunakan bahasa keseharian dan pergaulan Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi ngetrend (asalkan harus sopan)  Misalnya hay gaess, kata sapaan sobat untuk para pembaca Gunakan bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan pembaca.

5.Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat.

6. Cover dan Layout Menarik.

7. Pembiayaan.Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP) BOSDA  Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA. Pada BOSDA ada pos biaya cetak majalah sekolah dan membayar honorarium crew. juga bisa dari Sponsor dan dari walimurid yang ingin beriklan tentang usahanya.

8. Percetakan

9. Upgrade Ilmu Secara Kontinue

10. Pupuk Kekompakan Team

MasayaAllah tabarakallah materi malam ini luar biasa, semua yang disampaikan narasumber ingin dituliskan agar tips-tips beliau tidak ada yang telewatkan mulai dari tantangan membuat artikel outing class sampai tanya jawab semuanya tuntas oleh beliau begitu juga semngat seluruh peserta yang aktif. Semoga kedepannya bisa membuat majalah sekolah juga..💪









Jumat, 07 Februari 2025

Musdalifah Blog "Perlu Komitmen Menulis di Blog"

 Resum Pertemuan Ke 8

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 32


 

Materi                         : Komitmen Menulis di Blog

Pertemuan                : 8

Narasumber              : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si

Moderator                  : Aam Nurhasanah, S.Pd

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Jumat, 07 Februari 2025

 اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُه٘

Salam Bahagia Buat Kita semua

 Malam yang sangat luar biasa dengan Narasumber yang hebat  Bapak Drs. Dedi Dwitagama, M.Si begitu banyak prestasi beliau serta pengalaman-pengalaman beliau yang dapat menginspirasi peserta KBMN malam ini dengan didampingi oleh moderator Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd ditambah lagi Akan ada satu buah kaos ekslusif bagi penanya terbaik

Berikut Profil narasumber kita dengan sapaan pak Dedi Tujuh belas ta.hun menjadi Guru di Sekolah Teknologi Menengah Negeri 39 Jakarta, sejak tahun 2005 sebagai Kepala Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Jakarta dan sejak tahun 2009 sebagai Kepala Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 36 Jakarta. Sekolah khas dimana terdapat program studi nautika kapal penangkap ikan, teknik kapal penangkap ikan dan agribisnis perikanan, sejak Nopember 2011 hingga Oktober 2012 menjadi Kepala Sekolah di SMKN 29 Penerbangan Jakarta yang merupakan satu-satunya sekolah Penerbangan Negeri di Jakarta. Sejak 2012 Menjadi Guru di SMKN 50 Jakarta Timur. Aktifitas beliau sebagai Pendidik adalah menjadi Trainer dan Motivator bidang Pendidikan, Remaja, Parenting, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS, Kepemimpinan, Berbicara dimuka Umum, Teknologi Informasi, Menulis Kreatif/Creative Writing dan Komunikasi/TIK. Jika ingin mengena profil lengkap beliau https://dedidwitagama.wordpress.com/my-cv/ dan http://trainerkita.wordpress.com/


Komitmen sangat diperlukan menulis di blog

1. Tulisan yang baik adalah tulisan yang selesai 

2. sering-seringlah berkunjung kbolg orang

3. apa yang ditemui tulis dengan cara buat coretan kecil yang akan dilengkapi selanjutnya

4. menulis sesuai dengan waktu dan kesempatan luang yang bisa dilakukan sedikit atau banyak yang penting tulis.

5. Jadikan menulis sebagai terapi suka duka bisa menjadi bahan tulisan.

6. Perlu konsistensi dalam menulis sesuai kemampuan masing-masing.kapan saja. dengan memanfaatkan waktu.

7. Agar blog menarik buat saja yang kita suka menarik atau tidak akan tergantung kebutuhan pembacanya atau penonton./ melayani pembaca

8. membuat scadule tayangan tulisan yang telah ditulis duluan.

9. Mempromosikan blog dengan cara mengunjungi blog orang dan berikan komentar serta tinggalkan jejak blog kita.dengan menyertakan link blog.


Nah...demikian resum malam ini, meskipun tidak dapat kaos kerennya dapat ilmu Ahamdulillah bisa mendengar jawaban narasumber hebat melalui voice notenya. luar biasa sangat memotivasi saya agar memiliki komitmen untuk terus menulis.


Terimakasih Mater Dedi....🌹

Wassalam Musdalifah, Riau






 


Musdalifah Blog " Tips Mengatasi WRITER'S BLOCK"

 Pertemuan ke-7

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 32

Materi                         : Menagatasi Writer’s Block.

Pertemuan                : 7

Narasumber              : Ditta Widya Utami, S.Pd, Gr

Moderator                  : Gina Dwi Septiani, S.Pd., M.Pd

Penulis                      : Musdalifah, S.Pd.I

 

Rabu, 05 Februari 2025


Bismillahirahmanirrahim mengawali resume pertemuan 7 ini.

Seperti halnya langit, kadang bersinar cerah, tapi acapkali pula tiba-tiba gelap tertutup awan. Begitu pula perjalanan kita dalam berkarya dan menulis. Mulai dari masalah kesibukan, mood swing, hingga kendala lainnya yang membuat kita stuck dan jalan di tempat. bingung mau nulis apa lagi buntu.kehabisan ide Itulah yang sering kita alami. bagaimana mengatasi WRITERS BLOCK. Gina Dwi Septiani, merupakan alumni KBMN gelombang 27 akan membersamai pertemuan sebagai Moderator dengan Narasumber Ditta Widya Utami, S.Pd, Gr. Profil beliau dapat kita baca melalui https://s.id/cvdittawidyautami .

Sebelum memulai pemaparan materi bu dita membuat tantangan memilih tema yang iinginkan oleh peserta KBMN adapun tema-tema sbb:

1. Deep Learning

2. Lagu Anak

3. Senam Anak Indonesia Sehat

4. 7 Kebiasaan Anak Indonesia Sehat

5. Pagar Laut

6. Gas LPG 3 Kg

7. Karakter Peserta Didik

lebih enak memilih tema yang sesuai dengan pengalaman kita ujar beliau Disadari atau tidak, menulis akan lebih mudah bagi kita jika temanya memiliki keterkaitan dengan keseharian kita, tentang hal-hal yang kita minati atau segala hal yang pernah kita dengar, lihat atau rasakan. Di luar itu, kita mungkin akan kesulitan untuk memulai. Perlu usaha yang lebih untuk bisa menyelesaikan tulisannya.

Tanda-tanda terinfeksi VIRUS  WRITER'S BLOCK, berikut:

·                     Sulit untuk fokus, 

·                     Sering berubah pikiran  (karena ide yang terus berkembang)

·                     Merasa kurang bersemangat

·                     Terlalu sering mengoreksi tulisan (baik dari diksi, tanda baca, EYD)

·                     Khawatir tidak sesuai harapan pembaca

·                     Terlalu banyak tekanan untuk menulis (dari dalam diri maupun dari luar)

Umumnya writer's block dimaknai sebagai kondisi di mana seorang penulis mengalami kesulitan untuk memulai atau melanjutkan proses menulis. Istilah ini sudah ada sejak tahun 40-an sebetulnya. Dikenalkan oleh seorang ahli psikoanalisis (yang mempelajari pemikiran alam bawah sadar dan perilaku manusia), Edmund Bergler. Pandangan psikologi, dalam sebuah studi dari Yale psychologists pada 1970 dan 80-an yang ditinjau kembali oleh New Yorker, writer’s block merupakan hal konkrit dan dapat diatasi penulis. Dua orang psikolog bernama Jerome Singer dan Michael Barrios melakukan penelitian mengenai fenomena writer’s block ini terhadap para penulis berlatar belakang yang berbeda, mulai dari penyair puisi hingga screen writer. Mereka menemukan penulis yang mengalami writer’s block sedang merasa tidak bahagia. Agar lebih mudah memahaminya, kedua psikolog tersebut membagi empat dasar penyebab ketidak bahagiaan para penulis yang menjadi peserta studi mereka seperti:

1.            Kecemasan

2.            Pemarah

3.            Apatis

4.            Memiliki masalah dg orang lain

Sedangkan hasil penelitian Jerome Singer dan Michael Barrios yang menunjukkan bahwa  writer's block memiliki keterkaitan dg kondisi psikoligis seseorang. Penulis dan psikolog Susan Reynolds menyatakan bahwa writer’s block hanyalah sebuah mitos dan bukan kondisi psikologis sama sekali. Walau begitu, Reynolds mengakui bahwa menulis adalah proses mental yang menantang.

Lalu apa penyebab terjadinya WRITER'S BLOCK

1.            Merasa takut (seperti takut bahwa karyanya tidak lebih baik dari orang lain) 

2.            Perfeksionis

3.            Tekanan eksternal (contoh tuntutan untuk membuat tulisan)

Realitanya tidak hanya penulis pemula yang mengalami writer"s block, ternyata penulis profesional pun pernah mengalaminya. Writer's Block hal ini bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, bisa terjadi di awal, tengah, maupun akhir kepenulisan. Bisa terjadi dalam waktu singkat maupun bertahun-tahun.

Menurut Dee Lestari, terdapat 2 kondisi yang termasuk Writer's Block:

1.            Kondisi akut seperti saat kita berjalan lalu tersandung batu kecil. Terkadang saat menulis, ada "masalah kecil" yang menghambat proses kreatif kita. Namun, hal ini masih bisa diatasi dengan istirahat sejenak atau mengurai ide-ide. 

2.            Kondisi kronis (besar) dimana kita benar-benar terhalang oleh hal-hal besar saat menulis sehingga seperti tidak ada jalan keluar.

Setiap penulis biasanya mengalami kendala yang berbeda-beda. Tentu saja, langkah atau cara mencegahnya pun berbeda-beda sesuai dengan pilihan penulis masing-masing. 

Nah, Tips mengatasi  WRITER'S BLOCK

1.            Istirahat sejenak

2.            Cari suasana baru (seperti mencari lokasi menulis yang berbeda dari biasanya)

3.            Meminimalkan distraksi (mematikan HP atau TV selama menulis)

4.            Membaca karya orang lain

5.            Melakukan diskusi

6.            Berolahraga

7.            Melakukan aktivitas lain selain menulis

8.            Mencoba free writing/menulis bebas

Kunci dalam menghapus Writer's Block sangat bergantung pada diri penulis sendiri, tentunya dengan mengenali akar penyebabnya. Sehingga dapat mengobatinya dengan tepat. Demikian narasumber menuntaskan materinya.

Menulis bukan tentang selalu lancar, tetapi tentang selalu kembali. Writer’s block hanyalah jeda, bukan akhir. Saat kata-kata terasa jauh, cukup ingat bahwa inspirasi selalu ada di sekitar, di dalam diri, di setiap pengalaman yang menunggu untuk dituangkan dalam tulisan.


Alhamdulillah...Akhirnya dapat menulis resum pertemuan 7 ini, walaupun tidak dapat mengikuti kegiatan sesuai jadwal karena ada urusan yang sangat penting diselesaikan menyangkut masa depan 😍 💪💪

 

Bahagia Menulis" Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset Yogyakarta"

 Resume Pertemuan ke- 20 KBMN PGRI Gelombang 32 Materi                          : Mempermudah Penulis bersama Penerbit Mayor PT.Andi Offset ...