Resume
Komunitas Belajar Menulis Nusantara (KMBN) PGRI Gelombang 32
Materi : Teknik Promosi Buku.
Pertemuan : 10
Narasumber : Akbar Zinuddin, MM, MNE
Moderator : Mutmainah.,
M.Pd
Penulis : Musdalifah, S.Pd.I
Rabu, 12 Februari 2025
Assalamualaikum wr.wb.
Malam berbahagia ini kita dibersamai oleh moderator ibu Mutmainah biasa dipanggil Emut Lebak dengan narasumbr Bapak Akbar Zainudin sebagai penulis sekaligus motivator
andal yang memiliki hobi mengajar, menulis, jalan-jalan, dan beliau
paling suka makan di tempatnya, misalnya soto kudus di Kudus, sate Madura di
Madura, soto Lamongan di Lamongan, soto Kandangan di Kandangan. Profesi saya sekarang selain menjadi penulis adalah
trainer dan motivator. Saya mengisi training dan pelatihan motivasi untuk
siswa, guru, mahasiswa, dan juga untuk para pekerja dan eksekutif di kantor.
menulis dan mengajar beliau merupakan penulis buku Man Jadda Wajada. Buku ini diterbitkan oleh
Gramedia pustaka utama tahun 2009 akhir dan Alhamdulillah sekarang cetakan
ke-13 dan beredar 55.000 eksemplar

buku merupakan muara akhir
dari sebuah proses penulisan.
Hasil tulisan kita tentu saja ingin bermuara menjadi sebuah
buku, tetapi setelahnya bingung
bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan buku yang sudah dicetak.?Apakah dibiarkan numpuk hanya sekedar koleksi saja, atau
ditumpuk di perpustakaan sekolah'
Tujuan menulis adalah untuk menghasilkan karya buku yang
kemudian disajikan kepada para pembaca. Secara
otomatis kita harus paham sajian apa yang diminati oleh Masa. Tidak mudah membidik selera dari konsumen yang lahir dari
berbagai kalangan. Ada strategi khusus yang harus dilakukan agar buku yang kita
tulis benar-benar dinikmati sebagai menu yang sangat dibutuhkan.
lalu Buku yang bagus itu seperti apa? ada beberapa kriteria yang perlu di pahami yaitu:
Pertama, Buku itu mempunyai keunikan atau kalau bisa
keunggulan dibandingkan dengan buku sejenis. Penulis harus bisa menjawab
pertanyaan lalu"Apa perbedaan buku ini dengan buku sejenis yang sudah
ada di pasaran?" "Sebutkan 10 alasan mengapa orang harus membeli buku
anda".Kalau dua hal di atas bisa dijawab dengan jelas itu
tanda-tanda bahwa buku kita berkualitas.
Kedua, Buku ditulis dengan target pembaca yang jelas. Sebelum
menulis tentukan dahulu siapa audiens yang akan membaca buku kita.
Ketiga, ditulis dengan bahasa sesuai dengan target pembaca.
Ada buku-buku yang ditulis dengan bahasa ngepop, bahasa ilmiah, dan sebagainya.
Buku saya kebanyakan ditulis dengan bahasa ngepop karena saya pengen buku saya
ringan untuk dibaca tapi isinya cukup mendalam dan bisa dipraktikkan.
APA ITU PROMOSI BUKU
Promosi adalah cara kita memberikan informasi tentang produk
kepada konsumen agar mereka tertarik dan mau membeli produk kita. Promosi buku
adalah cara kita mengenalkan buku yang kita miliki kepada audiens kita agar
mereka tertarik dan mau membeli.
MENGAPA PROMOSI BUKU ITU PENTING
Promosi buku itu penting karena sebagus apapun buku kita
kalau konsumen atau audiens tidak mengetahui produk kita, maka mereka tidak
akan tertarik, apalagi mau membeli buku kita.
Beberapa tujuan dari promosi buku adalah:
1. Membuat
audiens mengenal (tahu) buku kita.
2. Membangkitkan
kebutuhan konsumen untuk membeli buku kita. Bagaimana caranya yang tadinya
mereka tidak butuh, tetapi setelah kita promosikan menjadi butuh.
3. Meyakinkan
konsumen untuk membeli buku.
4. Mengharapkan
konsumen agar mau merekomendasikan buku kita kepada orang lain.
PROGRAM PROMOSI BUKU.
Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis.
Beberapa program promosi yang bisa dilakukan.
PERTAMA, LAUNCHING BUKU.
Untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula,
masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit
maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa
penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena
itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku.Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk
launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan
acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.
KEDUA, BEDAH BUKU.
Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita.
Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita
menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan,
perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita
tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus.
Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang
penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan
semakin membuat orang mengenal kita.yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku
secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama
kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya.
KETIGA, SEMINAR ATAU PELATIHAN
Lakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku
kita. seperti buku motivasi dan menulis. Dengan secara berkala
menyelenggarakan seminar dan diklat. Seminar atau workshop pertama-tama bisa dilakukan
gratis dulu, karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan
secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline,
laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara
online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.
KEEMPAT, MEMBANGUN KOMUNITAS
Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita
sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita
tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas
guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking,
bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga
memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. dengan membangun banyak komunitas misalnya komunitas guru,
menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada
bukunya.kemudian bisa di share materi-materi yang ada di buku secara berkala, bisa seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi mendapatkan manfaat. dengan cara membentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom.
KELIMA, MEMBANGUN JARINGAN RESELLER
Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan
mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari
harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita
berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka
untuk menjual. Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam
waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu,
berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita
menjual buku.
KEENAM, JUALAN DI MARKETPLACE
Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak,
Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi
dan distribusi kita. Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah
pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita,
bisa ditemukan.
KETUJUH, MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL (Medsos) untuk promosi
buku.
Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan
memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema
buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak
sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para
pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita, sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan
mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca.
Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang
dalam membeli buku. Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka
mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak
membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka
akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.
Sebagai closing dari pak akbar
akan share materi promosi ini yang sudah beliau rekam
dalam bentuk video di YouTube https://youtu.be/lZhAixv86wA Jangan lupa pula follow untuk Tiktok saya karena saya setiap
hari akan kasih video edukasi tentang menulis. https://vt.tiktok.com/ZSM8eyBfK/
Pada akhirnya, kemampuan kita menulis itu akan tergantung
pada latihan kita. Tidak peduli sebanyak apapun yang kita tahu teori-teori
tentang menulis melalui berbagai seminar dan pelatihan, tidak akan pernah
berguna kalau kita tidak praktik menulis. Perbanyak praktik-praktik praktik praktik praktik. Insya
Allah lama-kelamaan tiba-tiba tulisan kita menjadi baik.